Sosialisasi RPJMD kab. Trenggalek Tahun 20025-2029 dan Launching Aplikasi “Sangu Sampah”
Administrator 22 Desember 2025 13:04:06 WIB
Malasan – Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengadakan Sosialisasi RPJMD tahun 2025 - 2029 serta meluncurkan program inovatif bertajuk Sangu Sampah, Kamis (18/12/2025). Program ini menjadi langkah konkret Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), dalam mewujudkan target Net Zero Carbon 2045 sekaligus menanamkan karakter peduli lingkungan dan inklusi keuangan sejak dini kepada pelajar.
Program Sangu Sampah dilaunching langsung oleh Mas Ipin bersama Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Kementerian Lingkungan Hidup, Edy Nugroho Santoso, di Gedung Serbaguna Desa Malasan, Kecamatan Durenan.
“Program inovasi Sangu Sampah merupakan langkah konkret menuju target Trenggalek Net Zero Carbon 2045,” ujar Mas Ipin.
Dia menjelaskan, gagasan Sangu Sampah berangkat dari penghitungan emisi karbon di Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan data tersebut, emisi terbesar berasal dari sektor energi sebesar 42 persen, pertanian 40 persen, sampah 16 persen, dan sisanya dari sektor industri. Trenggalek saat ini masih surplus emisi sekitar 115 ribu ton CO₂ ekuivalen.
Namun demikian, keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan tersendiri, khususnya untuk menghadirkan teknologi pengolahan sampah berbiaya tinggi serta tenaga pengelola dalam jumlah besar. Oleh karena itu, Pemkab Trenggalek memilih pendekatan ekonomi sirkular sederhana namun berdampak luas, dengan menjadikan dunia pendidikan sebagai lokus utama program.
Program Sangu Sampah mengintegrasikan tiga pilar utama, yakni pendidikan karakter peduli lingkungan, literasi digital melalui aplikasi TGX Waste Coin, serta inklusi keuangan.
Melalui program ini, pelajar diminta memilah dan menyetorkan sampah dari rumah maupun sekolah. Sampah tersebut kemudian dikonversi menjadi poin yang bernilai ekonomi dan dikembalikan dalam bentuk uang saku.
Terdapat delapan jenis sampah yang dikelola sesuai instruksi bupati, mulai dari botol plastik kemasan, plastik umum seperti bungkus sachet, kertas, kaca, kain, logam, elektronik, hingga minyak jelantah. Sampah yang terkumpul akan diambil oleh jaringan TPS 3R, bank sampah, serta mitra pengelola seperti PT Jet untuk selanjutnya diproses oleh para offtaker daur ulang.
“Nilai ekonomi sampah dihitung setiap tiga bulan sekali. Setelah dikurangi biaya operasional dan kontribusi ke PAD, sisanya dibagikan kepada siswa secara proporsional berdasarkan jumlah koin yang dikumpulkan di aplikasi,” paparnya.
Program ini diterapkan di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Untuk jenjang SMA dan perguruan tinggi, siswa memiliki akun dan rekening mandiri. Sementara untuk siswa SD dan santri pondok pesantren, digunakan sistem pooling account yang dikelola guru, pengurus pondok, atau komite sekolah sebagai wali akun.
“Uang saku dari tabungan sampah ini bisa digunakan untuk kebutuhan pendidikan. Harapannya, bisa membantu ekonomi keluarga sekaligus menjadikan siswa sebagai agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” tegas alumni Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya itu.
Tak hanya berhenti pada pengelolaan sampah anorganik, Pemkab Trenggalek juga tengah menyiapkan program pengolahan limbah organik rumah tangga dan sisa program Makan Bergizi Gratis (MBG). Limbah tersebut nantinya akan dikonversi menjadi pupuk dan media tanam untuk pekarangan rumah tangga.
Saat ini, layanan Sangu Sampah dapat diakses melalui laman tgxwastecoin.id. Aplikasi TGX Waste Coin direncanakan tersedia di Play Store untuk pengguna Android mulai Januari, sementara pengguna iOS dapat mengakses melalui versi website.
Salah satu siswi SMAN 2 Trenggalek, Humairah Setya, menyambut positif program tersebut. Menurutnya, Sangu Sampah mampu menumbuhkan kepedulian lingkungan sekaligus semangat menabung sejak dini.
“Harapannya program ini bisa mengurangi sampah dan emisi, serta membantu pembiayaan pendidikan melalui tabungan sampah,” ujarnya.
Dengan program Sangu Sampah, Pemkab Trenggalek optimistis dapat mengubah persoalan sampah menjadi peluang ekonomi sekaligus langkah nyata menyelamatkan lingkungan.
Dokumen Lampiran : Sosialisasi RPJMD kab. Trenggalek Tahun 20025-2029 dan Launching Aplikasi “Sangu Sampah”
Komentar atas Sosialisasi RPJMD kab. Trenggalek Tahun 20025-2029 dan Launching Aplikasi “Sangu Sampah”
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- AWAL TAHUN REORGANISASI PENGURUS HARIAN P3A HIPA
- PEMBERDAYAAN EKONOMI DENGAN MEMBUATAN KUE DAN SUSU KEDELAI DI DESA MALASAN
- PENYALURAN BLT DD BULAN DESEMBER 2025
- Sosialisasi RPJMD kab. Trenggalek Tahun 20025-2029 dan Launching Aplikasi “Sangu Sampah”
- Penyuluhan Perlindungan Anak untuk Tingkatkan Kesadaran Hak-Hak Anak
- ILP POS 6 DESA MALASAN
- ILP POS 2 DESA MALASAN
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)














